http://jurnal.pendidikanbiologiukaw.ac.id/index.php/JIBUKAW/issue/feedINDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI2026-02-04T22:49:03+07:00Novi I bullunovibulu@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Program studi Pendidikan Biologi Indigenous adalah publikasi di bidang ilmu pendidikan biologi dan sains. Artikel yang dimuat berupa: hasil penelitian dan terkait bidang pendidikan dan sains yang belum pernah dipublikasikan di media lain (kecuali dalam bentuk abstrak atau tesis/skripsi akademik atau dipesentasikan dalam ujian skripsi). Jurnal Indigenous Biologi (jurnal pendidikan dan sains biologi ) merupakan jurnal pendidikan biologi- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mempublikasikan karya ilmiah mahasiswa, dosen, guru maupun peneliti.</p>http://jurnal.pendidikanbiologiukaw.ac.id/index.php/JIBUKAW/article/view/684OPTIMALISASI PANGAN MASYARAKAT TIMOR LOROSA’E MELALUI PROPORSI TEPUNG TERIGU DAN TAPIOKA SEBAGAI STIK SUSU2026-02-04T22:10:19+07:00Calestino M PereiraCalestinoM@gmail.comMateus Salvadormateussalvador508@gmail.com<p>Ketahanan pangan merupakan salah satu elemen penting dalam suatu negara. Pemanfaatan pangan lokal untuk menunjang kebutuhan makanan salah satu kunci penting yang perlu dikembangkan. Dalam kajian ini peneliti melakukan pembuatan stik susu berbahan dasar tepung terigu dan tepung tapioka. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Proporsi tepung terigu dan tapioka yang digunakan adalah A1 (70%:30%), A2 (60%:40%), A3 (50%:50%), A4 (40%:60%) dan A5 (30%:70%). Parameter kimia yang diamati meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, sedangkan uji organoleptik meliputi rasa, warna, aroma dan kerenyahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa stik susu dengan parameter kimia yang nilainya tinggi adalah perlakuan A4 (40%:60%) dengan nilai 0,8133. Untuk parameter organoleptik, data menunjukan bahwa perlakuan yang mendapat respon positif dari panelis adalah perlakuan A4 (40%;60%) dengan nilai 0,896. Data analisis kelayakan usaha stik susu dengan BEP sebesar 6.183.33 unit atau $. 1.613,04 dan RCR = 1,27.</p>2025-12-15T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##http://jurnal.pendidikanbiologiukaw.ac.id/index.php/JIBUKAW/article/view/748KARAKTERISASI FERMENTATIF 22 ISOLAT ACTINOMYCETES RHIZOSFER SEBAGAI PROBIOTIK TERNAK MULTIENZIM POTENSIAL2026-02-04T22:49:03+07:00Stormy VertygoSvertygo91@gmail.comDedy Dorens Mesaksvertygo91@gmail.comHendrikus Saputra Landursvertygo91@gmail.comGadis Kartika Pratiwigadis.pratiwi@staff.politanikoe.ac.idAisyah Nurdianingsih P. A.aisyah.nurdianingsih@staff.politanikoe.ac.id<p>Actinomycetes memiliki potensi tinggi sebagai probiotik multienzim karena kemampuannya menghasilkan berbagai enzim pencernaan. Aktivitas fermentatif penting untuk menilai kemampuan isolat dalam memfermentasi karbohidrat serta menghasilkan produk asam dan gas. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi sifat fermentatif 22 isolat actinomycetes dari rizosfer tanaman di daerah Kupang. Metode yang digunakan melibatkan uji fermentasi menggunakan media <em>Phenol Red Broth</em> mengandung dekstrosa (glukosa), maltosa, fruktosa, dan laktosa. Media diinkubasi dengan tabung Durham untuk mendeteksi produksi gas, sedangkan perubahan warna media mengindikasikan produksi asam. Hasil menunjukkan bahwa seluruh isolat mampu memfermentasi dekstrosa, maltosa, dan fruktosa dengan reaksi fermentasi positif yang dominan. Hanya empat isolat yang menunjukkan fermentasi positif terhadap laktosa. Tiga isolat menghasilkan gas selama proses fermentasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar isolat actinomycetes mengikuti jalur fermentasi homofermentatif (Embden–Meyerhof–Parnas), ditandai dengan produksi asam tanpa atau dengan sedikit gas. Namun, adanya isolat penghasil gas menunjukkan potensi jalur heterofermentatif pada beberapa isolat. Kesimpulannya, sebagian besar isolat Actinomycetes Rhizosfer hasil isolasi menunjukkan karakter homofermentatif sehingga menghasilkan asam dari karbohidrat sederhana, sedangkan sebagian kecil menunjukkan karakter heterofermentatif. Sifat fermentatif ini mendukung potensi isolat sebagai kandidat probiotik ternak multienzim yang dapat meningkatkan pencernaan karbohidrat dalam sistem pencernaan ternak.</p> <p>Kata kunci: Actinomycetes Rhizosfer; probiotik multienzim; fermentasi karbohidrat; heterofermentatif; homofermentatif.</p>2025-12-19T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##