KARAKTERISASI BAKTERI AKAR PADI SAWAH (Oryza sativa L.) DESA NOELBAKI, KABUPATEN KUPANG

  • Chatarina Gradict Semiun
Keywords: Karakterisasi, Bakteri Tanah, Akar padi

Abstract

Pertumbuhan tanaman padi umumnya dipengaruhi oleh faktor abiotik dan faktor biotik. Faktor abiotik meliputi pH, suhu, kelembaban dan intensitas cahaya, sedangkan faktor biotik meliputi keanekaragaman organisme tanah, salah satunya bakteri tanah yang hidup di tanah maupun di daerah perakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis bakteri tanah di sekitar perakaran tanaman padi di Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Pengambilan sampel akar dan tanah menggunakan sistem diagonal, jumlah plot pengambilan dibuat sebanyak 5 plot. Jarak pengambilan sampel antara satu plot ke plot lainnya ± 50-100 m, selanjutnya dilakukan pengujian berdasarkan pengamatan makroskopik, mikroskopik dan biokimia. Hasil isolasi bakteri tanah didapatkan 26 isolat. Dari 26 isolat yang didapat, hanya 11 isolat yang dapat diidentifikasi. Isolat yang telah diperoleh diidentifikasi berdasarkan karakter bakteri baik secara makroskopik, mikroskopik, dan uji biokimia meliputi uji pewarnaan gram, uji motilitas dengan media NA dan uji katalase dengan reagen . Dari beberapa uji yang dilakukan maka diperoleh 4 genus bakteri, yaitu Bacillus, Corynebacterium, Marinococcus, dan Azotobacter.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Breed, R., S. E., G. D. Murray, N. R. Smith and Ninety-four Contributors. 1957. Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology. 7^nd ed. Williams and Wilkins. United States of America
Cahlia, U. R. H. Wibowo dan Sipriyadi. 2018. Potensi Bakteri Spons Haliclona sp. Laut Enggano sebagai Penghasil Senyawa Antibakteri. Seminar Nasional Biologi. Universitas Negeri Semarang: 197-204
Despita, R, M. A. Dewi, Fatmah, M. Sholeh, Arifin dan T. Yuniana. 2017. Peningkatan Hasil Padi melalui Pengendalian Hawar Daun Bakteri dengan Bakteri Corynebacterium sp. dan Pestisida Nabati
Hefdiyah dan M. Shovitri. 2014. Potensi Isolat Bakteri Edwardsiella dan Corynebacterium dari Pulau Poteran Sumenep sebagai Pelarut Fosfat. Jurnal Teknik Pomits, 3 (2): 75-79
Isnaeni, S. J. dan R. Masnilah. 2020. Identifikasi Penyebab Penyakit Busuk Bulir Bakteri pada Tanaman Padi (Oryza sativa) dan Pengendaliannya Menggunakan Isolat Bacillus spp. secara in vitro. Jurnal Proteksi Tanaman Tropis, 1 (1): 14-20
Kurniawati, S, K. H. Mutaqqin dan Giyanto. 2013. Keragaman Bakteri pada Pertanaman Padi di Lahan Sawah Irigasi, Tadah Hujan dan Rawa. Prosiding Seminar Nasional Agroinovasi Spesifik Lokasi untuk Ketahanan Pangan pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN : 259-266
Kusumawardani, D. 2018. Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Perakaran Tanaman Padi Lahan Salin sebagai Kandidat PGPR. Artikel Ilmiah
Lambui dan Jannah. 2017. Isolasi dan Identifikasi Bakteri Tanah di Hutan Sekitar Danau Kalimpa’a, Kawasan Taman Nasional Lore Lindu, Sulawesi Tengah. Online Journal of Natural Science, 6 (1): 73-82
Marista, E. S. Khotimah dan R. Linda. 2013. Bakteri Pelarut Fosfat Hasil Isolasi dari Tiga Jenis Tanah Rizosfer Tanaman Pisang Nipah (Musa paradisiaca var. nipah) di Kota Singkawang. Jurnal Protobiont, 2 (2): 93-101
Misran. 2014. Pengaruh Penggunaan Pupuk terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Sawah. Jurnal Dinamika Pertanian, 29 (2): 113-118
Mukrin, Yusran, & Toknok, B. 2019. Populasi fungi dan bakteri tanah pada lahan agroforestri dan kebun campuran di ngata katuvua dongi-dongi kecamatan palolo kabupaten sigi sulawesi tengah. J. ForestSains, 16 (2) : 77 – 84.
Mulyono, D. 2009. Pencemaran Pestisida dalam Budidaya Pertanian dan Upaya Pengendaliannya. JRL, 5 (3): 219-224
Nurmas, A. Nofianti, A. Rahman dan A. Khaeruni. 2014. Eksplorasi dan Karakterisasi Azotobacter Indigenous untuk Pengembangan Pupuk Hayati Tanaman Padi Gogo Lokal di Lahan Marjinal. Jurnal Agroteknos, 4 (2): 127-133
Oktrisna, D. Puspita, F. dan zuhry E. 2017. Uji Bakteri Bacillus sp. Endofit Diformulasi dengan Beberapa Limbah terhadap Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.) Jom Faperta, 4 (1): 1-12
Pratiwi, A., A. A. Suprihadi, B. Raharjo, P. Wahyudi dan S. Parmiyatni. 2012. Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Pendegradasi Pestisida Dicofol dari Tanah Sawah di Kabupaten Karawang. Jurnal Biologi, 1 (1): 23-32
Syahril dan Somantri, R., Utami. 2015. Keragaan Pertumbuhan dan Hasil Padi pada Budidaya Ramah Lingkungan di Daerah Endemis Penyakit Kresek Kabupaten OKU Timur. Proseding Seminar Nasional Lahan Suboptimal, 1-8
Widawati, S. 2015. Isolasi dan Aktivitas Plant Growth Promoting Rhizobacteria (Rhizobium, Azospirillum, Azotobacter, Pseudomonas) dari Tanah Perkebunan Karet, Lampung. Berita Biologi, 14 (1): 77-88
Widiastuti, H. Siswanto dan Suharyanto. 2010. Karakterisasi dan Seleksi Beberapa Isolat Azotobacter sp. untuk Meningkatkan Perkecambahan Benih dan Pertumbuhan Tanaman. Buletin Plasma Nutfah, 16 (2): 160-167
Wuriesyliane, N. Gofar, A. Madjid, H. Widjajanti dan N. L., P. SR. 2013. Pertumbuhan dan Hasil Padi pada Inseptisol Asal Rawa Lebak yang Diinokulasi Berbagai Konsorsium Bakteri Penyumbang Unsur Hara. Jurnal Lahan Suboptimal, 2 (1): 18-27
CROSSMARK
Published
2022-09-08
DIMENSIONS
How to Cite
Semiun, C. (2022). KARAKTERISASI BAKTERI AKAR PADI SAWAH (Oryza sativa L.) DESA NOELBAKI, KABUPATEN KUPANG. Indigenous Biologi : Jurnal Pendidikan Dan Sains Biologi, 5(1), 15-24. https://doi.org/10.33323/indigenous.v5i1.293