OPTIMALISASI PANGAN MASYARAKAT TIMOR LOROSA’E MELALUI PROPORSI TEPUNG TERIGU DAN TAPIOKA SEBAGAI STIK SUSU
Abstract
Ketahanan pangan merupakan salah satu elemen penting dalam suatu negara. Pemanfaatan pangan lokal untuk menunjang kebutuhan makanan salah satu kunci penting yang perlu dikembangkan. Dalam kajian ini peneliti melakukan pembuatan stik susu berbahan dasar tepung terigu dan tepung tapioka. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Proporsi tepung terigu dan tapioka yang digunakan adalah A1 (70%:30%), A2 (60%:40%), A3 (50%:50%), A4 (40%:60%) dan A5 (30%:70%). Parameter kimia yang diamati meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, sedangkan uji organoleptik meliputi rasa, warna, aroma dan kerenyahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa stik susu dengan parameter kimia yang nilainya tinggi adalah perlakuan A4 (40%:60%) dengan nilai 0,8133. Untuk parameter organoleptik, data menunjukan bahwa perlakuan yang mendapat respon positif dari panelis adalah perlakuan A4 (40%;60%) dengan nilai 0,896. Data analisis kelayakan usaha stik susu dengan BEP sebesar 6.183.33 unit atau $. 1.613,04 dan RCR = 1,27.
Downloads
References
Anggraeni, M., Nurwantoro, N., & Abduh, S. B. M. (2017). Sifat fisikokimia roti yang dibuat dengan bahan dasar tepung terigu yang ditambah berbagai jenis gula. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 6(1), 52-56.
Amertaningtyas, D., Gusmaryani, S., Fasha, N. N., Evanuarini, H., & Apriliyani, M. W. (2021). Penggunaan tepung terigu dan tepung tapioka pada nugget hati ayam dan nugget hati sapi. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran, 21(2), 143-151.
Anggareta, P. C. (2022). Gluten free product tepung singkong sebagai alternatif pembuatan dessert box pandan: Gluten free product cassava flour as an alternative for making pandan dessert boxes. Jurnal Ilmiah Pariwisata Dan Bisnis, 1(9), 2299-2317.
Badarudin, M. I. (2019). Pengolahan bakso ikan tenggiri (Scomberomorus comersonni) dengan konsentrasi tepung tapioka berdasarkan uji organoleptik. Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan, 1(2), 83-93.
Chaniago, R., Lamusu, D., & Samaduri, L. (2019). Kombinasi tepung terigu dan tepung tapioka terhadap daya kembang dan sifat organoleptik kerupuk terubuk (Saccharum edule Hasskarl). Jurnal Pengolahan Pangan, 4(1), 1-8.
Diwyanto, K., & Priyanto, D. (2014). Pengembangan pertanian wilayah perbatasan Nusa Tenggara Timur dan Republik Demokrasi Timor Leste. Pengembangan Inovasi Pertanian, 7(4), 30888.
Eni W., Karimuna, L., & Isamu, K. T. (2017). Pengaruh formulasi tepung kedelai dan tepung tapioka terhadap karakteristik organoleptik dan nilai gizi nugget ikan kakap putih (Lates carcarifer, Bloch). Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 2(3), 615-630.
Hidayat, B., Akmal, S., & Suhada, B. (2016). Penambahan tapioka untuk memperbaiki kualitas tanak beras analog jagung metode granulasi dalam rangka pengembangan pangan fungsional berbasis bahan lokal. In Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian.
Ismail, N. M., Bait, Y., & Kasim, R. (2023). Pengaruh Perbandingan Tepung Talas Dan Tepung Tapioka Terhadap Karakteristik Kimia Dan Organoleptik Biskuit Bebas Gluten. Jambura Journal of Food Technology, 5(01), 32-44.
Putri, W. D. R., & Zubaidah, E. (2017). Pati: Modifikasi dan Karakteristiknya. Universitas Brawijaya Press.
Rahman, S., & Dwiani, A. (2021). Pengaruh substitusi tepung tapioka dan tepung terigu serta lama waktu pengukusan terhadap mutu kerupuk sape. Jurnal Triton, 12(1), 45-57.
Sinaga, F. C., & Damayanti, A. (2023). Peran Unicef dalam Menangani Permasalahan Kekurangan Gizi di Timor Leste Tahun 2020. Jurnal Socia Logica, 2(1), 1-11.
Tampa'i, R. (2019). Penghambatan Reaksi Maillard dari Ekstrak Buah Pisang Goroho Putih (Musa acuminata Colla) Sebagai Pencegahan Diabetes Mellitus. Fullerene Journal of Chemistry, 4(1), 16-20.
Widiana, S. E. (2018). Jenis Bantuan Pangan Un World Food Programme Dalam Menangani Ketidakamanan Pangan Di Timor Leste (2006-2010) (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).

.jpg)


